Doa minta ampun dari segala dosa, ini adalah doa yang cukup panjang, tetapi tidak salahnya untuk kita berusaha menghafalnya dan juag mengerti makna dari doa ini.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي خَطِيئَتِي وَجَهْلِي وَإِسْرَافِي فِي أَمْرِي وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي ,اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي جِدِّي وَهَزْلِي وَخَطَئِي وَعَمْدِي وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِي ,اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي ؛ أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
ALLAAHUMAGH FIRLII KHOTHII ATII, wa JAHLII, WA ISROOFII AMRII, WA MAA ANTA A’LAMU BIHI MINNII. ALLAAHUMAGH FIRLII JIDDII WA HAZLII, WA KHOTHO II WA ‘AMDII, WA KULLU DZALIKA ‘INDII, ALLAAHUMMAGHFIRLII MAA QODDAMTU WAMAA AKH KHORTU WAMAA ASRORTU WAMAA A'LANTU WAMAA ANTA A'LAMU BIHI MINNII; ANTAL MUQODDIMU WA ANTAL MUAKH KHIRU WA ANTA 'ALAA KULLI SYAY IN QODIIR
"Ya Allah, ampunilah kesalahanku, kebodohanku, sikapku yang berlebihan dalam urusanku, juga apa-apa yang Engkau lebih tahu dariku. Ya Allah, ampunilah aku, baik kesalahanku dalam hal yang serius maupun gurauanku; kesilapanku juga kesalahanku yang aku sengaja; itu semua memang ada pada diriku. Ya Allah, ampunilah aku atas apa-apa yang telah aku lakukan, dan apa-apa yang terjadi belakangan nanti, apa-apa yang aku lakukan dengan sembunyi-sembunyi maupun yang terang-terangan, dan apa-apa yang Engkau lebih tahu dariku. Engkaulah Yang mengedepankan (derajat dan keistimewaan hamba dengan taufik-Mu); dan Engkau lah Yang mengakhirkan (derajat mereka). Dan Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu"
[ HR. Al-Bukhâri dan Muslim ]